Archive Pages Design$type=blogging

Jangan Mendesain Ulang Sajadah

Ibadah shalat merupakan kewajiban bagi setiap muslim yang telah mukallaf sebanyak lima waktu sehari semalam. Perintah mengerjakan shalat ...

Ibadah shalat merupakan kewajiban bagi setiap muslim yang telah mukallaf sebanyak lima waktu sehari semalam. Perintah mengerjakan shalat pada umumnya memakai redaksi aqim  yang sering diterjemahkan dengan tegakkan atau dirikan. Sehingga, mengerjakan shalat adalah totalitas dimana seluruh rukun-rukunnya ditegakkan dan nilai-nilainya diterjemahkan dalam kehidupan sehari-hari. Banyak dari kita yang telah mengerjakan shalat, namun perbuatan keji dan mungkar juga tetap berjalan. Padahal hakikat shalat bisa mencegah diri kita dari mengerjakan hal terlarang tersebut. Ini artinya masih ada yang kurang dalam shalat yang sudah dikerjakan dan nilai-nilainya belum sepenuhnya ditransformasikan kedalam kehidupan.

Al-quran telah menyebutkan bahwa shalat adalah ibadah yang berat kecuali bagi orang yang khusu'. Meskipun hanya membutuhkan waktu beberapa menit saja, namun lebih berat melaksanakan shalat dibanding lari-lari keliling lapangan bola. Jika dibandingkan dengan ibadah  yang lain, tetap shalat yang menjadi juara ibadah terberat. Dibandingkan dengan puasa dan haji masih lebih berat shalat. Hal ini lantaran ibadah shalat menjadi batal karena makan minum, kentut dan kencing, sementara puasa cukup tahan makan minum aja tanpa perlu menahan kentut dan kencing.

Ibadah haji menjadi lebih ringan lagi karena tidak perlu menahan makan dan minum, yang menjadi pantangan adalah berhubungan suami istri. Supaya lebih jelasnya mungkin bisa dibandingkan apa saja yang membatalkan shalat, puasa, dan haji, disana akan terlihat bahwa hal-hal yang bisa membatalkan shalat lebih banyak dibandingkan ibadah yang lain.

Lantas mungkinkah shalat terasa ringan? hal ini sangat mungkin, karena bagi yang melaksanakan shalat secara khusu' maka akan terasa ringan dan nikmat. Para ulama menjelaskan salah satu metode agar khusu' adalah dengan memperpanjang ruku' dan sujud, serta pandangan mata fokus pada tempat sujud. Namun ketika mencoba khusu' dengan fokus pada tempat sujud malah mendesain ulang bentuk sajadah. Sajadah yang berwarna hijau dengan ornamen2 pelengkapnya terbanyang desain yang baru di dalam pikiran sehingga malah tidak khusu' lagi. Oleh karenanya, cobalah untuk memahami dan menghayati makna bacaan shalat guna memfokuskan hati sehingga tidak terbayang hal yang tidak perlu. Baginda Nabi berpesan beribadahlah seolah-oleh sedang melihat dan berhadapan dengan Allah Ta'ala, namun jika tidak bisa maka tanamkan dalam pikiran bahwa Allah sedang mengawasi kita.

COMMENTS

Name

akhlaq Aqidah biografi Dayah Download Dunia Muslim Fiqih Haji hijab Ibadah Islam jamaah Jinayah Jumat khutbah Masjid menulis mesjid Motivasi Muamalah Nikah PELAJAR Perpustakaan Puasa quote quran qurban Ramadhan safari santri sejarah Shalat Syar'i Tafsir Tarawih Tasawwuf Tauhid Thaharah tokoh Ulama Video Warisan zakat
false
ltr
item
Catatan Fiqih: Jangan Mendesain Ulang Sajadah
Jangan Mendesain Ulang Sajadah
Catatan Fiqih
http://www.catatanfiqih.com/2014/08/jangan-mendesain-ulang-sajadah.html
http://www.catatanfiqih.com/
http://www.catatanfiqih.com/
http://www.catatanfiqih.com/2014/08/jangan-mendesain-ulang-sajadah.html
true
7393550621511658776
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All BACA JUGA LABEL ARCHIVE SEARCH Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago