Archive Pages Design$type=blogging

Batalkah Wudhu Bersentuhan dengan Saudara Ipar?

Dalam mazhab syafie, bersentuhan kulit dengan wanita selain mahram menjadi batal wudhu. Yang dimaksud dengan wanita mahram adalah yang har...

Dalam mazhab syafie, bersentuhan kulit dengan wanita selain mahram menjadi batal wudhu. Yang dimaksud dengan wanita mahram adalah yang haram untuk dinikahi. Secara garis besar seorang wanita haram untuk dinikahi karena tiga sebab, yaitu dengan sebab nasab yang terdiri dari ibu, nenek dari pihak ayah maupun ibu dan seterusnya keatas, demikian juga dengan anak perempuan, cucu perempuan dan seterusnya ke bawah. Juga termasuk mahram saudara perempuan, anak saudara dan seterusnya ke samping.

Sebab kedua menjadi haram adalah karena faktor penyusuan, wanita yang telah menyusui juga menjadi haram dinikahi, termasuk seluruh anak-anaknya, dan ibu-ibunya.

Sebab ketiga karena faktor pernikahan, ibu mertua menjadi wanita mahram karena telah menikah dengan anaknya. Sementara saudari ipar tidak termasuk dalam daftar wanita yang haram dinikahi. Saudari ipar adalah mahram sementara waktu, sebab tidak dibenarkan menikahi kakak beradik sekaligus, akan tetapi jika kakak telah tiada kemudian menikah kembali dengan adiknya maka hukumnya boleh.

Dalam kitab I'anah At-Thalibin Juz I, hal. 65 dijelaskan:
قوله: أو مصاهرة أي توجب التحريم على التأبيد كأم الزوجة، بخلاف ما إذا كانت توجب التحريم لا على التأبيد كأخت زوجته، فإن الوضوء ينتقض بلمسها

"Mahram 'ala ta-bid tidak membatalkan wudhu seperti ibu dari istri kita (ayah dari suami kita), berbeda dengan yang mahram namun sementara seperti saudara dari istri/suami kita, maka wudhu kita batal sebab menyentuhnya".

Wallaahu A'lam.
Name

akhlaq Aqidah biografi Dayah Download Dunia Muslim Fiqih Haji hijab Ibadah Islam jamaah Jinayah Jumat khutbah Masjid menulis mesjid Motivasi Muamalah Nikah PELAJAR Perpustakaan Puasa quote quran qurban Ramadhan safari santri sejarah Shalat Syar'i Tafsir Tarawih Tasawwuf Tauhid Thaharah tokoh Ulama Video Warisan zakat
false
ltr
item
Catatan Fiqih: Batalkah Wudhu Bersentuhan dengan Saudara Ipar?
Batalkah Wudhu Bersentuhan dengan Saudara Ipar?
Catatan Fiqih
http://www.catatanfiqih.com/2015/03/batalkah-wudhu-bersentuhan-dengan.html
http://www.catatanfiqih.com/
http://www.catatanfiqih.com/
http://www.catatanfiqih.com/2015/03/batalkah-wudhu-bersentuhan-dengan.html
true
7393550621511658776
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All BACA JUGA LABEL ARCHIVE SEARCH Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago