Archive Pages Design$type=blogging

Perkataan Ulama Saja Masih Salah Paham

Oleh Saiful Hadi Peranan alim ulama dalam menyebarkan islam tidak diragukan lagi, sejarah mencatat bagaimana islam bisa sampai ke dar...


Oleh Saiful Hadi

Peranan alim ulama dalam menyebarkan islam tidak diragukan lagi, sejarah mencatat bagaimana islam bisa sampai ke daratan eropa tidak terlepas dari peran para mujahid dan ulama, demikian juga dengan kiprah dari walisongo yang berdakwah di tanah jawa sehingga islam merata diseluruh nusantara. Karenanya sangat wajar bila Rasulullah memberi apresiasi yang tinggi terhadap ulama, bahkan beliau sebut-sebut bahwa ulama merupakan pewarisnya para nabi.

Ditangan para ulama, umat digembleng sedemikian rupa agar tidak salah jalan. Dan ditangan mereka pula, islam didokumentasikan dengan baik melalui kitab-kitab karangannya.

Kitab para ulama adalah mutiara yang tiada ternilai harganya. Melalui karyanya itu mereka jelaskan dengan rinci maksud dari quran dan hadist dengan sebenarnya. Mereka kerahkan segala upaya agar kedua sumber islam tersebut menjadi mudah untuk dicerna.

Namun demikian, ketika mempelajari agama dengan hanya merujuk kepada karya ulama tanpa berguru, bukannya mendapat petunjuk tapi bisa saja malah menjadi semakin jauh dari kebenaran lantaran salah dipahami. Imbas dari salah paham ini akhirnya lahirlah debat kusir yang tidak ada titik temunya.

Sebagai contoh, ketika membahas mengenai sampai tidaknya pahala bacaan al-Qur’an kepada mayat, kalangan yang berpendapat tidak sampai pahala biasanya mengambil pendapat Imam Syafie sebagai rujukannya. Sebagaimana yang disebutkan oleh Imam Nawawi:
فالمشهور من مذهب الشافعي وجماعة أنه لا يصل
Pendapat yang masyhur dari Madzhab Syafi’i dan beberapa jamaah adalah tidak sampai (Pahala bacaan al-Qur’an). [1]

Bermodalkan kutipan dari Imam Nawawi tersebut secara masiv mereka serang pengikut mazhab syafie, "katanya ikut mazhab syafie tapi kenapa tidak ikut imam syafie". Padahal jika mereka mau meneliti dengan seksama dan belajar langsung dengan ulama-ulama yang bermazhab syafie, tentunya tidak segampang itu menyalah-salahkan pengikut mazhab syafie.

Sebab dikesempatan yang lain, Imam as-Syafi’i juga pernah menyatakan:
قال الشافعي رحمه الله: ويستحب أن يقرأ عنده شيء من القرآن، وإن ختموا القرآن عنده كان حسنا
Imam as-Syafi’i mengatakan: Disunnahkan membaca al-Qur’an kepada mayit yang telah di kubur. Jika sampai khatam al-Qur’an, maka itu lebih baik. [2]

Sehingga jika dikatakan bahwa Imam syafie berpendapat tidak sampai pahala, lantas kenapa beliau mensunnahkan bacaan al-Quran kepada mayat yang telah dikubur. Tidak mungkin sekaliber Imam Syafie mengeluarkan pendapat plin plan begitu.

Lantas bagaimana juga maksud sebenarnya dari kalam Imam Syafie tersebut? Syaikh al-Islam Zakaria Al-Anshari as-Syafi’i (w. 926 H) dan Ibnu Hajar Al-Haitami as-Syafi’i (w. 974 H), sebagai ulama dalam madzhab as-Syafi’i menjelaskan bahwa, maksud bacaan al-Quran itu tidak sampai jika tidak diniatkan atau tidak dibacakan di hadapan si mayit. [3]

Oleh karenanya jika hendak memahami maksud Imam Syafie maka rujuklah kepada ulama yang bermazhab syafie. sebab jika merujuk kepada yang non syafie sangat rentan terjadi penguntingan pernyataan atau kesalahan dalam memahami perkataan.

Dari contoh diatas, perkataan ulama saja masih salah paham, bagaimana caranya hendak memahami quran dan hadist yang jelas-jelas bukan seperti kalam manusia biasa. Beranjak dari sini, maka ajakan kembali ke quran dan sunnah menjadi amat berbahaya jika tidak ada ilmunya, karena besar kemungkinan melahirkan pemahaman yang keliru sebab dangkalnya ilmu. Yang benar, kembalilah kepada quran dan sunnah dengan mempelajarinya bersama para ulama.
Wallahu A'lam.

Rujukan:
[1] Yahya bin Syaraf an-Nawawi w. 676 H, al-Adzkar, h. 278
[2] Yahya bin Syaraf an-Nawawi w. 676 H, Riyadh as-Shalihin, h. 295
[3] Syaikh al-Islam Zakaria al-Anshari w. 926 H, Fath al-Wahhab, h. 2/ 23 dan Ibnu Hajar Al-Haitami w. 974 H, Al-Fatawa Al-Fiqhiyah Al-Kubra, 2/ 27).

COMMENTS

Name

akhlaq Aqidah biografi Dayah Download Dunia Muslim Fiqih Haji hijab Ibadah Islam jamaah Jinayah Jumat khutbah Masjid menulis mesjid Motivasi Muamalah Nikah PELAJAR Perpustakaan Puasa quote quran qurban Ramadhan safari santri sejarah Shalat Syar'i Tafsir Tarawih Tasawwuf Tauhid Thaharah tokoh Ulama Video Warisan zakat
false
ltr
item
Catatan Fiqih: Perkataan Ulama Saja Masih Salah Paham
Perkataan Ulama Saja Masih Salah Paham
http://lh3.googleusercontent.com/-mJhXyjJ_OFE/VfOGJXMdZQI/AAAAAAAAET4/qT8-AjTh5bg/s640/most-influential-books.jpg
http://lh3.googleusercontent.com/-mJhXyjJ_OFE/VfOGJXMdZQI/AAAAAAAAET4/qT8-AjTh5bg/s72-c/most-influential-books.jpg
Catatan Fiqih
http://www.catatanfiqih.com/2015/09/perkataan-ulama-saja-masih-salah-paham_12.html
http://www.catatanfiqih.com/
http://www.catatanfiqih.com/
http://www.catatanfiqih.com/2015/09/perkataan-ulama-saja-masih-salah-paham_12.html
true
7393550621511658776
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All BACA JUGA LABEL ARCHIVE SEARCH Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago