Khutbah Jumat: Kemerdekaan RI adalah Nikmat dari Allah SWT

Oleh: Tgk. H. Muhammad Khutbah Jumat Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh Pada Kesempatan yang mulia ini, sembari meniatkan I’tikaf khatib ...


Oleh: Tgk. H. Muhammad

Khutbah Jumat Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh

Pada Kesempatan yang mulia ini, sembari meniatkan I’tikaf khatib mengajak untuk senantiasa meningkatkan ketaqwaan, keimanan serta senantiasa bersyukur kepada Allah subhanahu wata’ala yang telah menganugerahkan berbagai nikmat kepada kita. Di antara nikmat-nikmat yang telah Allah ta’ala anugrahkan itu seperti nikmat sehat, kelapangan waktu, dan kemerdekaan. Allah ta’ala tidak meminta bayaran untuk setiap nikmatnya, Dia hanya menuntut kita untuk senantiasa bersyukur atas segala nikmat-nikmat tersebut, dan bahkan Allah juga menjanjikan akan menambah nikmat bagi orang-orang yang bersyukur. Sementara jika kufur terhadap nikmatnya maka akan sangat pedih sekali azab yang diberikan oleh Allah Ta’ala, hal ini sebagaimana yang tersebut dalam QS. Ibrahim: 7

لَئِن شَكَرْتُمْ لأَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ

Artinya: jika kalian bersyukur niscaya akan Ku tambah (nikmatku) pada kalian, dan jika kalian mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat pedih”. (QS. Ibrahim: 7)

Hakikat syukur adalah menampakkan nikmat, dan hakikat kufur adalah menyembunyikannya. Salah satu cara menampakkan nikmat adalah dengan mempergunakannya pada tempat yang sesuai dengan apa yang dikehendaki oleh pemberi nikmat, juga menyebut-nyebut nikmat dan pemberinya dengan lisan. Dan jika kita hendak menghitung nikmat tersebut tentu saja tidak akan sanggup, hal ini sebagaimana disampaikan dalam firman-Nya

وَإِنْ تَعُدُّوا نِعْمَةَ اللَّهِ لَا تُحْصُوهَا ۗ إِنَّ اللَّهَ لَغَفُورٌ رَحِيمٌ

Artinya: “Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (QS An-Nahl:18).

Secara umum dalam mensyukuri nikmat Allah ta’ala diwujudkan dengan mengucap “Alhamdulillah” serta diiringi dengan perbuatan, berupa mengerjakan segala perintah-Nya dan meninggalkan segala larangan.  Demikian juga dalam mensyukuri nikmat kemerdekaan, nikmat ini harus diisi dengan meningkatkan ketaqwaan kepada Allah ta’ala, taqwa ini sendiri akan terwujud dengan menjalankan syariah secara sempurna. Negara ini aka naman Sentosa Ketika rakyatnya beriman kepada Allah Ta’ala. Alquran menerangkan jika penduduk negeri beriman dan bertakwa, maka Allah akan melimpahkan berkah dari langit dan bumi. Hal ini sebagaimana diterangkan dalam Surah Al-A'raf Ayat 96.

Dan sekiranya penduduk negeri beriman dan bertakwa, pasti Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi ternyata mereka mendustakan (ayat-ayat Kami), maka Kami siksa mereka sesuai dengan apa yang telah mereka kerjakan. (QS Al-A'raf: 96)

Berkah dari langit, misalnya seperti hujan yang menyirami dan menyuburkan bumi. Sementara berkah dari bumi misalnya seperti tumbuh suburnya tanam-tanaman dan berkembang-biak hewan ternak sehingga mendatangkan kemakmuran bagi manusia. Dan segala keberkahan itu semua telah Allah Ta’ala jamin pemberiannya jika penduduk negeri tersebut beriman dan bertakwa. Berkah itu sendiri sebagaimana yang dijelaskan oleh Imam Nawawi adalah tumbuh, berkembang, atau bertambah kebaikan yang berkesinambungan. Sehingga Ketika Allah telah menurukan berkah dari langit dan bumi maka akan senantiasa bertambah kebaikan pada penduduk tersebut.

Dalam hal mewujudkan rakyat yang beriman dan bertaqwa tentu saja kita harus saling bergotong royong, salah satu metodenya adalah dengan saling nasehat menasehati dalam kebaikan dan kebenaran sebagaimana yang telah Allah ta’ala konsepkan dalam surat Al-Ashr. Dan yang tidak kalah jauh penting adalah mencegah kemungkaran sesuai dengan kapasitas dan kemampuan kita masing-masing. 
Semoga melalui uraian singkat pada khutbah ini, menjadi pengingat bagi kita semua untuk senantiasa mensyukuri nikmat Allah ta’ala, dan mudah-mudahan Allah Ta’ala menjadikan negeri kita sebagai negeri yang penuh keberkahan. Aamin ya rabbal alamin.

==

  • [accordion]
    • Profil Khatib
      • Tgk.H. Muhammad merupakan Pimpinan Dayah Darul Aman Lubuk Aceh besar. Pendidkan formal beliau sampai SMA, pernah jadi Mahasiswa di IAIN namun tidak sampai selesai. Sedangkan pendidikan nonformal dimulai sejak tahun 1981 di Dayah Ulee Titi. Diantara guru-guru beliau adalah Abu Ishaq, Abu Athailah, Tgk. Muhammad, dan Tgk. syamsuddin), selanjutnya beliau belajar di Dayah Blang Bladeh pada Tgk. H. Mustafa. dan terakhir di Dayah Keumala, diantara guru-guru beliau di dayah tersebut adalah Tgk. Usman, Tgk. Jali, Tgk. Sulaiman, Tgk. Abdullah, dan abu pimpinan sendiri, Tgk. H. Muhammad Amin (1997),  dan terakhir beliau berguru pada Abuya Prof. Dr. Tgk. H. Muhibbuddin Waly. Selain itu beliau juga aktif sebagai anggota MPU Aceh Besar sejak tahun 2007,  pernah menjabat Imam Masjid Lubuk sejak tahun 2010, terakhir beliau dipercayakan sebagai Ketua Muhtasyar HUDA Aceh Besar sejak tahun 2011.



COMMENTS

Name

akhlaq,36,Aqidah,37,Berita,1,biografi,52,Buku,6,dakwah,30,Dayah,16,Doa,6,Download,7,Dunia Muslim,83,ebook,6,Fiqih,135,gerhana,2,Haji,6,hijab,4,Ibadah,130,ilmu,5,Infografik,24,Islam,195,jamaah,4,Jinayah,1,Jumat,11,khutbah,27,Kisah,28,kitab,4,LGBT,2,Masjid,4,Mazhab,9,menulis,5,mesjid,3,Motivasi,275,Muamalah,30,Ngaji,6,Nikah,74,PELAJAR,12,Perpustakaan,50,Puasa,27,quote,18,quran,14,qurban,3,Ramadhan,11,safari,1,santri,16,sejarah,19,Shalat,38,syaban,1,Syar'i,9,Tafsir,23,Tarawih,8,Tasawwuf,16,Taubat,3,Tauhid,3,Thaharah,13,tokoh,23,Ulama,22,Video,41,Warisan,12,Wuquf,1,zakat,1,
ltr
item
Catatan Fiqih: Khutbah Jumat: Kemerdekaan RI adalah Nikmat dari Allah SWT
Khutbah Jumat: Kemerdekaan RI adalah Nikmat dari Allah SWT
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg-vaamkA9ybQWBdGVAiU3_aFGRF69ma9wtNZVjEiXU62LuzgWEBjSN3uOYxlB6Lpawm2kb5OHQKV2Hju0Ta09NUmwpTVgsRksAqLs9TWMhQJznTjO_SMZfyKe_NxITKxC2w3JRrjYKqYZoWW_1Z3nPgq9w1nDtOuSB-m8Ey3vjjFbPOkIhc-kGT-Cm/s16000/KHUTBAH%20JUMAT%20ABU%20MUHAMMAD.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg-vaamkA9ybQWBdGVAiU3_aFGRF69ma9wtNZVjEiXU62LuzgWEBjSN3uOYxlB6Lpawm2kb5OHQKV2Hju0Ta09NUmwpTVgsRksAqLs9TWMhQJznTjO_SMZfyKe_NxITKxC2w3JRrjYKqYZoWW_1Z3nPgq9w1nDtOuSB-m8Ey3vjjFbPOkIhc-kGT-Cm/s72-c/KHUTBAH%20JUMAT%20ABU%20MUHAMMAD.jpg
Catatan Fiqih
http://www.catatanfiqih.com/2022/08/khutbah-jumat-kemerdekaan-ri-adalah.html
http://www.catatanfiqih.com/
http://www.catatanfiqih.com/
http://www.catatanfiqih.com/2022/08/khutbah-jumat-kemerdekaan-ri-adalah.html
true
7393550621511658776
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content