Archive Pages Design$type=blogging

Belajar Pada Ayam

Tinggal di pedesaan yang jauh dari hiruk pikuk kota, setiap paginya akan kita dengarkan kokok ayam yang saling sahut menyahut menandakan...

Tinggal di pedesaan yang jauh dari hiruk pikuk kota, setiap paginya akan kita dengarkan kokok ayam yang saling sahut menyahut menandakan fajar shadiq telah datang. Sebetulnya bukan hanya kokok ayam saja, di malam harinya ada jangkrik yang sedang berdendang, kalau lagi musim hujan dimana-mana terdengar riuh nyanyian sang kodok. Sebenarnya saya gak ingin bercerita tentang nyanyian kodok atau merdunya jangkrik, melainkan tentang kepintaran ayam.

Menurut saya, ayam itu makhluk yang pintar, yang kurang pintar itu domba karena domba merasa enjoy2 aja ketika diminta untuk di adu sehingga jadilah adu domba. Mari merenung sejenak, kira2 ayam itu pintarnya dimana? Pinter berkelahi?, salah satunya mungkin iya, bahwa ayam itu pinter berkelahi, namun bukan pinter yang demikian yang dimaksud. Yang unik dari ayam ini, dia rela bertarung demi mendapatkan pasangannya. Disinilah letak kejantanan sang ayam. Betinanya pun juga tidak kalah jantan, anda harus berhati jika menggangu anak anak ayam karena induk betinanya bisa mengamuk tanpa ampun. Itulah hebatnya ayam.

Hal lain yang unik dari ayam, ketika sang empunya ayam memanggil di sore harinya...kruk kruk kruk,,, si ayam langsung datang tergopoh2 karena dia yakin bahwa pemiliknya telah menyediakan makan malam untuk dirinya. Jika kita bandingkan dengan diri kita, terkadang disaat suara azan mendayu-dayu di mesjid atau menasah tapi tidak tergerak hati untuk bergegas menyambut panggilan azan. Inilah kenapa ayam terkadang lebih pintar dari kita, dia tahu itu panggilan tuannya karena sudah mengenal baik siapa tuannya. Betapa banyak yang "itikaf" di warkop ketika azan magrib, dia mendengar azan namun hatinya tuli dari suara azan sehingga belum tergerak untuk melaksanakan kewajiban. Di mesjid akhirnya tinggallah pak imam berdua dengan muazzin.

Dalam kitab Tanbihul Ghafilin, Abu Laits Assamarqandi mengutip pernyataan Sayidina Ali dimana beliau berkata "di akhir zaman nanti Islam bakal tinggal namanya saja, quran hanya tinggal tulisannya saja, orang2 ramai2 dalam membangun mesjid yang megah namun kosong dari kegiatan ibadah". Tegakkan shalat InsyaAllah hal yang lain pun juga menjadi tegak.
Name

akhlaq Aqidah biografi Dayah Download Dunia Muslim Fiqih Haji hijab Ibadah Islam jamaah Jinayah Jumat khutbah Masjid menulis mesjid Motivasi Muamalah Nikah PELAJAR Perpustakaan Puasa quote quran qurban Ramadhan safari santri sejarah Shalat Syar'i Tafsir Tarawih Tasawwuf Tauhid Thaharah tokoh Ulama Video Warisan zakat
false
ltr
item
Catatan Fiqih: Belajar Pada Ayam
Belajar Pada Ayam
http://1.bp.blogspot.com/-5mv_ytkXAKc/VLk08yzr47I/AAAAAAAACw8/LJZEL4tLWBY/s1600/ayam-kampung.jpg
http://1.bp.blogspot.com/-5mv_ytkXAKc/VLk08yzr47I/AAAAAAAACw8/LJZEL4tLWBY/s72-c/ayam-kampung.jpg
Catatan Fiqih
http://www.catatanfiqih.com/2014/09/belajar-pada-ayam.html
http://www.catatanfiqih.com/
http://www.catatanfiqih.com/
http://www.catatanfiqih.com/2014/09/belajar-pada-ayam.html
true
7393550621511658776
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All BACA JUGA LABEL ARCHIVE SEARCH Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago