Archive Pages Design$type=blogging

Telitilah Kembali

Pembahasan pertama pada kitab-kitab fiqih umumnya dibuka dengan bab thaharah, biarpun thaharah tidak termasuk kedalam rukun namun ia men...

Pembahasan pertama pada kitab-kitab fiqih umumnya dibuka dengan bab thaharah, biarpun thaharah tidak termasuk kedalam rukun namun ia menjadi syarat utama bagi sahnya sebuah ibadah, sehingga menjadi wajar kenapa Para Ulama banyak membahas tentang thaharah pada permulaan kitab-kitab mereka, ini menandakan betapa pentingnya hal yang satu ini. Merenung sejenak, mungkin selama ini bisa jadi kita adalah orang yang tergolong :
  • Teliti dalam memilih makanan
  • Teliti dalam membeli pakaian
  • Teliti membeli perangkat elektronik
  • Dan teliti dalam segala aktivitas
Namun, adakah kita termasuk orang yang teliti saat akan menunaikan shalat?
  • Teliti memperhatikan pakaian shalat
  • Teliti memilih tempat shalat
  • Teliti dalam mempelajari shalat
Banyak tempat wudhu di mesjid/mushalla saat ini (menurut saya) tidak lagi menjamin kesuciannya. Terutama tempat wudhu yang bergabung dengan tandas (toilet). Pengunjung mesjid itu beragam, mulai dari orang bagus ilmu agama (terutama hal thaharah) hingga orang yang cuma pandai ilmu non agamanya.

Bayangkan bila seorang yang keluar dari tempat buang hajat (besar/kecil) tanpa mencuci kaki terlebih dahulu dan meninggalkan bekas percikan najis di lantai. Dan beragam kemungkinan lainnya yang terjadi di banyak tempat wudhu mesjid/mushalla saat ini. Terutama banyak saya temui di wilayah perkotaan. Memang banyak tempat yang saya lalui itu nampaknya bersih, tapi apakah ada syarat sah wudhu atau shalah itu bersih. Seingat saya, syarat sah shalat itu diantaranya suci. Setiap yang bersih belum ada jaminan suci. Dan setiap sesuatu yang suci, jelaslah ada kebersihannya.

Memang apa yang saya utarakan ini adalah sesuatu masih dalam bentuk "kemungkinan", dan kita harus su'udhan terhadap tempat itu. Tapi kembali kepada maksud saya yang diatas yaitu teliti. Apakah teliti dalam ibadah itu salah? Bukankah kita harus melaksanakan ibadah dengan sebaik mungkin?

Sudah saatnya berbenah, pengurus mesjid/musalla harus lebih mengutamakan kesucian, bukan hanya kebersihan secara kasat mata saja. Bukan hanya fisik bangunan saja yang harus diperhatikan kesucian dan kebersihannya, termasuk sajadah shalat dan mukena umum. Demikian halnya dengan pengunjung mesjid, alangkah indahnya sebelum ke mesjid/mushalla terlebih dahulu belajar taharah, demi terciptanya lingkungan yang suci dan bersih.

Posted by : Irfan Shiddiq
Name

akhlaq Aqidah biografi Dayah Download Dunia Muslim Fiqih Haji hijab Ibadah Islam jamaah Jinayah Jumat khutbah Masjid menulis mesjid Motivasi Muamalah Nikah PELAJAR Perpustakaan Puasa quote quran qurban Ramadhan safari santri sejarah Shalat Syar'i Tafsir Tarawih Tasawwuf Tauhid Thaharah tokoh Ulama Video Warisan zakat
false
ltr
item
Catatan Fiqih: Telitilah Kembali
Telitilah Kembali
Catatan Fiqih
http://www.catatanfiqih.com/2015/01/telitilah-kembali.html
http://www.catatanfiqih.com/
http://www.catatanfiqih.com/
http://www.catatanfiqih.com/2015/01/telitilah-kembali.html
true
7393550621511658776
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All BACA JUGA LABEL ARCHIVE SEARCH Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago