Archive Pages Design$type=blogging

Menjadi Guru yang Baik

Seorang guru ibarat lentera yang menerangi gulita. Perilaku terbaik dari serorang guru ialah, sebagaimana dikatakan "Siapa yang m...


Seorang guru ibarat lentera yang menerangi gulita. Perilaku terbaik dari serorang guru ialah, sebagaimana dikatakan "Siapa yang mempelajari suatu ilmu, kemudian mengamalkannya dan setelah itu mengajarkannya kepada orang lain, maka ia termasuk kelompok yang disebut sebagai pembesar di kerajaan Langit".

Tidak sepetutnya seorang guru berlaku seperti sebatang jarum yang mengaitkan benang dengan kain, sementara ia sendiri berlepas dari keduanya, atau laksana sebatang lilin yang menerangi lingkungan di sekitarnya namun malah membakar dirinya sendiri.

Menekuni propesi sebagai seorang guru merupakan hal yang sangat mulia. Oleh karena itu ia harus senantiasa menjaga adab dan tugas yang menyertainya. Meskipun seorang guru berjasa atas ilmu yang didapat oleh para muridnya, namun murid-muridnya juga berjasa atas dirinya. Karena ada muridlah yang menjadi sebab ia bisa dekat kepada Allah ta'ala, dengan cara menamkan iman dan taqwa dalam hati sang murid.

Guru adalah penuntun murid untuk menyempurnakan ilmu dan makrifat. Syarat  menjadi guru memiliki sikap terpuji sebab ruh murid masih lemah dibandingkan gurunya, apabila guru bersifat sempurna, murid akan menyesuaikan diri dengan gurunya.

Maka seorang guru mestinya bertaqwa, tawadhu (merendahkan hati), berlaku lemah lembut, agar murid simpatik padanya, maka akan bermanfaat untuk murid tersebut. Seorang guru juga harus bijaksana, sopan santun supaya murid mengikutinya, disamping itu harus ada rasa kasih sayang pada murid agar menyukai apa yang diajarkan, dan gurupun selalu menasehati dan mendidik kesopanan serta memperbaiki adab muridnya dan tidak membebankan mereka dengan suatu pemahaman yang  tidak mampu mereka pikirkan.

Untuk itu sampaikanlah ilmu sesuai dengan kapasitas telinga pendengar. Anak usia play grup tentu saja akan sulit memahami persamaan aljabar, yang lebih cocok untuknya adalah pengenalan angka-angka. Sebagaimana sebuah pepatah "tempatkan sesuatu menurut tempatnya masing-masing", sehingga dengan demikian akan lebih terarah dan tercapai target.

Referensi : Ihya Ulumuddin bab Ilmu dan Belajar, Taisirul Khallaq Bab Adab Guru.

Name

akhlaq Aqidah biografi Dayah Download Dunia Muslim Fiqih Haji hijab Ibadah Islam jamaah Jinayah Jumat khutbah Masjid menulis mesjid Motivasi Muamalah Nikah PELAJAR Perpustakaan Puasa quote quran qurban Ramadhan safari santri sejarah Shalat Syar'i Tafsir Tarawih Tasawwuf Tauhid Thaharah tokoh Ulama Video Warisan zakat
false
ltr
item
Catatan Fiqih: Menjadi Guru yang Baik
Menjadi Guru yang Baik
http://lh3.googleusercontent.com/-JfJpMjzC2Qk/VVsbIEX87lI/AAAAAAAADjs/gQyGaIscMsU/s640/FB_IMG_1429806115248-1.jpg
http://lh3.googleusercontent.com/-JfJpMjzC2Qk/VVsbIEX87lI/AAAAAAAADjs/gQyGaIscMsU/s72-c/FB_IMG_1429806115248-1.jpg
Catatan Fiqih
http://www.catatanfiqih.com/2015/05/menjadi-guru-yang-baik.html
http://www.catatanfiqih.com/
http://www.catatanfiqih.com/
http://www.catatanfiqih.com/2015/05/menjadi-guru-yang-baik.html
true
7393550621511658776
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All BACA JUGA LABEL ARCHIVE SEARCH Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago